Suami Kepergok Tiduran Bareng Sepupu Istri, Pernikahan Berujung Cerai Dalam Sekejap Mata

0
101

LIKA-LIKU dalam rumahtangga memang kerap dialami pasangan suami istri. Bahkan, keutuhan rumahtangga yang telah lama dibina bisa berujung pada perceraian, dalam sekejap mata.

Biasanya, hal tersebut akibat adanya orang ketiga yang menyusup dalam rumahtangga. Seperti yang dialami pasangan suami istri sebut saja namanya Joni (bukan nama sebenarnya), dengan Jini (bukan nama sebenarnya).

Keutuhan rumahtangga yang telah lama mereka bina dan jaga dengan baik, akhirnya harus ambyar akibat orang ketiga, sebut saja namanya Jana (bukan nama sebenarnya), yang merupakan sepupu Jini.

Cerita hancurnya rumahtangga Joni dan Jini berawal pada dua tahun sebelumnya, setelah kedatangan Jana ke rumah mereka. Saat itu, usia Jana masih 28 tahun, jauh lebih mudah dari Jini yang telah 32 tahun.

Kedatangan gadis yang memiliki body aduhai itu ke rumah yang tempati Joni dan Jini, rencananya untuk mencari pekerjaan. Sembari mencari pekerjaan, Jana menumpang di rumah pasangan suami istri tersebut.

Lantaran masih ada ikatan keluarga, tentunya Jini menerima Jana untuk menumpang tinggal di rumahnya. Awalnya, semua baik-baik saja. Hingga memasuki pertengahan tahun pertama, mulai muncul tanda-tanda yang tidak beres terhadap diri Jana.

Gadis yang datang dari desa itu terlihat centil dan sering bergaya menggoda jika berada didepan Joni. Kecentilan sang “kembang desa” tersebut, tentunya tak lain untuk menarik perhatian sang Arjuna (Joni-red).

Sebagai seorang perempuan, Jini merasa dan sangat memahami atas sikap Jana terhadap suaminya. Memang, awalnya Jini menganggap kalau hal itu hanya kekhawatirannya saja.

Terlebih, Jana memang dikenal sebagai gadis yang supel, ceria, gampang bergaul dan suka guyon. Namun, sikap Jana lama-lama tampak seolah menebar kail penuh umpan yang siap disantap.

Hingga pada suatu malam, Jini mendapati suaminya tidak berada disampingnya saat tidur. Lantaran tak menemukan sang suami diranjang, Jini lantas mencari keberadaan sang suami tercinta.

Bagaikan disambar petir ditengah malam. Jini kaget bukan kepalang saat melihat ke arah dalam kamar Jana. Betapa tidak, bak tak ada masalah, Joni begitu tenang dan asyik tidur tepat disamping Jana layaknya suami istri.

Memang dasar buaya gayung, meski telah kepergok sang istri berduaan dengan wanita lain, Joni masih bisa “berlagu”. Joni beralasan kalau Jana mau curhat dan butuh ditemani.

Namun alasan itu tak membuat Jini percaya begitu saja dan menganggap Jana kebablasan. Jini tak pernah menyangka bahwa sepupunya menjadi duri dalam rumahtangganya dan menganggap Jana menjadi bencana puting beliung yang menyasar keharmonisan rumahtangganya.

Setelah memergoki perselingkuhan itu, Jini langsung mengusir Jana. Saat itu pula Jana pindah ke sebuah indekos. Tetapi, kepergian Jana dari rumah Jini bukan akhir dari kisah perselingkuhan Joni dengan Jana.

Pasalnya, Joni kerap kali menyambangi tempat kos sang pemilik body aduhai itu. Bahkan, Joni dan Jana justru makin sering keluar bersama layaknya sepasang muda mudi.

Jini yang curiga dengan suaminya lantaran sering keluar tanpa pamit, kemudian membuntuti Joni. Ya, lagi-lagi Joni kepergok istrinya mendatangi indekos Jana.

Pintu maaf yang tadinya diberikan kepada Joni, kini tidak ada toleransi lagi. Jini memutuskan menggugat cerai Joni ke Pengadilan Agama.(**)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini