Tabung Gas LPG 3 KG Langka Di Kota Tanjungbalai, Anggota DPRD Soroti Diduga Ada Permainan

0
8
Oplus_131072

BALAINEWS.CO.ID, TANJUNGBALAI –Kelangkaan gas elpiji 3 Kg yang membuat warga kota Tanjungbalai bertanya, sangat heran dengan Harga yang tidak sesuai (Het)  yang di jual belikan beberapa pangkalan LPG di wilayah Kota Tanjungbalai, hal itu menuai sorotan dari Anggota Fraksi PKB DPRD Kota Tanjungbalai, Dedi Sanatra, ST., MT.

Menduga ada permainan dibalik kelangkaan tersebut, Dedi mengatakan akan membongkar oknum oknum yang sengaja bermain tabung gas LPG 3 kilo subsidi dari pemerintah.

Adanya laporan dari masyarakat bahwa gas LPG khususnya ukuran 3 Kg mengalami kelangkaan, kemudian ada juga kenaikan harga yang cukup signifikan,” ungkap Dedi Sanatra kepada wartawan, Rabu (3/6/2026). Diruagannya

Kelangkaan gas subsidi yang vital bagi jutaan rumah tangga ini sempat membuat warga Tanjungbalai dilanda kebingungan dan kekhawatiran, ucapnya

Dijelaskannya bahwa adapun kunjungan PLH Walikota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, ke stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) serta pangkalan pangkalan Gas LPG 30 KG lainnya yang ada dikota Tanjungbalai.

Hasil yang ketidak puasan oleh warga masyarakat Kota Tanjungbalai yang tidak sesuai harga eceran timggi (Het) di ketahui bahwa Pihak SPBE bersikap bersikeras, untuk menjelaskan  bahwa pengisian LPG tabung 3 Kg tersebut mengatakan sesuai dengan Delivery Order (DO) dari Pertamina tanpa ada pengurangan.

“Pihak SPBE tadi menjelaskan bahwa pengisian LPG tabung 3 kg tidak ada pengurangan berdasarkan Delivery Order (DO) dari Pertamina,” terangnya.

Dedi juga mengungkapkan bahwa Situasi yang membingungkan ini membuat dirinya geram.

“Kami belum tahu apa masalah di bawah, jangan sampai ada oknum-oknum yang mendeskriditkan program pemerintah, ditegaskan bahwa Jika ada oknum-oknum yang memanfaatkan  situasi saat sekarang ini, maka kita tidak akan segan segan menutup usaha pangkalannya, maupun jika ada mafia gas akan kita tangkap menyerahkan nya ke polri,  masyarakat juga harus berperan aktif dan segera melaporkan ke kami” tandasnya.

Ini adalah isu yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Apakah ini murni masalah teknis, atau ada tangan-tangan jahil yang sengaja mempermainkan kebutuhan dasar masyarakat demi keuntungan pribadi Publik menanti jawaban yang transparan, ” tegasnya.red

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini