Kapolres Asahan Yang Baru, Minta Petani WA kasus 3 Tahun Laporan Polisi Tak Selesai

0
245
Oplus_0

BALAINEWS.CO.ID, ASAHAN – Kapolres Asahan Yang Baru, Minta Petani WA kasus 3 Tahun Laporan Polisi Tak Selesai , Tanah Dan Pohon Sawit Di Bacok’i PT Padasa Enam Utama.

” Laporan Saya dipermainkan oleh Polres Asahan ,penyidik tak mau angkat telepon saya ,Pak Kapolri Tolong Saya ,Anak Binik Saya tersiksa akibat perampasan Lahan dan Pembacokan pohon kelapa sawit saya di usia 3 tahun tanam, tak tau lagi harus mengadu kemana “, demikian dikatakan Abdi Susila saat melakukan aksi protes didepan kantor Kapolres Asahan pada Rabu 30/7/2025 sekira pukul 12.30 WIB kepada awak media .

Dalam aksinya Abdi yang mengaku warga Desa Mekar Tanjung Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Asahan ini akan melaporkan penyidik ke Propam Polres Asahan pasalnya laporan polisi yang dia lakukan bernomor LP/B/132/II/SPK/Polres Asahan/2023 -8 Pebruari 2023 Seolah dipermainkan selaku terlapor PT Padasa Enam Utama , dalam SP2HP Januani 2025 pihak Penyidik hanya memberikan keterangan Akan memanggil Managar PT Padasa itupun nunggunya 2 tahun lebih, namu hasilnya hampir tiga tahun apakah benar telah dipanggil atau tidak Managar Padasa saya nggak diberitahu, diduga Polisi dan Padasa udah Kong Kalikong.

” Lahan saya dirampas seluas 78 Rante ,sawit yang saya tanaam sejek 2019 di bicok’i kariawan PT Padasa secara membabi buta padahal surat SKT dari Desa Mekar tanjung ada terbit tahun 2013 ,bingung saya lihat peraturan di Indonesia ini bah, lahan saya katanya mulik PT Padasa ,tapi PT Padasa nggak mau nunjukkan HGUnya sama saya,Kapolri ,Kapolres ,Bupati ,bantu rakyatmu jangan biarkan di aniaya perusahaan “, jerit Abdi.

Saat Abdi menemui Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH ,SIK meminta Laporan itu di kirim ke WhatsApp pribadinya kasus perampasan tanah sembari menerima bukti LP yang 3 tahun tak tuntas ditangai Unit Reskrim Polres Asahan dan dibawa kedalam mobil dinas Kapolres dari tangan Abdi.

Ditambahi lagi Oleh Abdi ,saat merusak ladang sawit saya ,’ pihak Padasa yang mengaku Askep mengatakan kepada saya lahan bapak telah di Eksekusi ,sedangkan saya tidak pernah dipanggil di Persidangan oleh pengadilan, Padasa juga menipu saya telah memenangkan perkara yang saya sendiri nggak tau persolannya “, tutup Abdi.red

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini