Andi beserta pekerja pabrik sagu (balainews.co.id)
BALAINEWS.CO.ID, Tanjungbalai – Pabrik sagu berusia puluhan tahun yang berada di kelurahan sei raja, kecamatan sei tualang raso kota Tanjungbalai masih beroperasi meski kena imbas virus corona, Kamis 4/3/21.
Pabrik pengolahan sagu merupakan usaha keluarga turun temurun.
“pabrik sagu ini merupakan usaha turun temurun dari atok, ayah hingga ke anak-anak yang mengelolanya, sudah dua puluh tahunan usaha ini” ujar Andi sebagai pemilik sagu yang juga pekerja.
Dijelaskan Andi (40), dua puluh tahun yang lalu, jauh berbeda dari sekarang usaha penjualan kita, dan bahan pokok sekarang ini sulit di dapat , seperti bahan pokok sagu kita harus jauh-jauh memasoknya dari sungai selingsing melalui sungai-sungai kecil kemudian dirakitkan supaya sampai ke lokasi.
Dimasa pandemi virus Corona ini mengenai penjualan sekarang, satu minggu hanya dapat 300 kg penjualannya, itupun hanya lokal sagu basah, meski demikian enam orang pekerja pengolahan sagu yang ada saat ini masih bisa tetap berdiri sampai sekarang, meski pendapatan berkurang dari tahun-tahun sebelumnya.
Pemilik pabrik sagu berharap ada perhatian pemerintah dengan memberi bantuan.
“Kami berharap Pemerintah Daerah Tanjungbalai dapat memberikan dana stimulus atau modal bantuan buat perkembangan usaha sagu ini, supaya usaha kecil menengah ini dapat memberikan kesejahteraan kepada pekerja pabrik sagu yang kami kelola, ujar andi dengan harap. (RL)







