Korban Berencana Buat Laporan Ke Mapolda, Oknum Aparat Diduga Pukul Pedagang Pakaian Bekas Di Tanjungbalai

0
16

Ket foto : Rekaman oknum anggota aparat yang menepis tangan pedagang saat keributan di pasar monza Tanjungbalai, Rabu (23/9/2026) kemarin/ist

BALAINEWS.CO.ID, TANJUNGBALAI – Seorang pedagang pakaian bekas (monza) di Kota Tanjungbalai, diduga menjadi korban pemukulan oleh oknum anggota aparat penegak hukum. Informasi yang didapat, aksi pemukulan yang dialami oleh korban bernama Liza ini terjadi pada Selasa (22/9/2026).

Saat dikonfirmasi, Liza mengaku aksi pemukulan itu dialaminya di kawasan Jalan D.I Panjaitan, Kelurahan Kampung Baru, Kota Tanjungbalai. Diungkapkan wanita berusia 28 tahun itu, aksi pemukulan oleh oknum berinisial NL ini terjadi saat ini melintas di kawasan Kampung Baru melihat adanya keramaian.

Katanya, saat itu ia melihat adanya keributan usai diketahui adanya proses penurunan bal pakaian bekas. Belakangan diketahui, keributan itu karena adanya oknum aparat yang diduga terlibat pada saat proses penurunan bal tersebut.

“Awalnya saya lihat ada ramai-ramai pas nurunkan bal monza, ada juga di situ oknum anggota polisi dari Brimob terus saya datangi,” ujar Liza, Kamis (24/9/2026).

Ia menjelaskan , ia menduga awalnya oknum tersebut dikabarkan berada di lokasi karena tugas mengamankan wilayah tersebut. Namun, ia mengaku berdasarkan kabar yang ia dapat dari warga sekitar oknum tersebut justru diduga membekingi pemilik bal monza yang saat itu sedang diturunkan.

“Saya kira dia itu untuk menjaga keamanan di perkampungan kami. Tapi, ternyata saya lihat dia yang membekingi penurunan bal monza itu,” katanya.

Dijelaskan Liza, suasana di kawasan tersebut saat itu berlangsung cukup panas hingga tetjadi keributan oleh sejumlah orang dengan oknum itu. Bahkan, ia mengaku sempat mendapatkan tindakan pemukulan akibat oknum tersebut tak terima keberadaannya di sana didokumentasikan.

“Sempat saya lihat anarkis dia sama pedagang. HP saya juga jatuh karena tangan saya dipukul pas videokan dia, jatuh ke bawah mobilnya sampai rusak HP saya,” ungkapnya.

Akibat tindakan pemukulan dan kerusakan ponselnya, ia juga mengaku mengalami trauma dari peristiwa yang dialaminya kemarin. Ia tak menyangka, oknum yang awalnya diduga berperan mengamankan lokasi justru membawa petaka bagi pedagang. “Jujur trauma saya,” ungkapnya.

Ia mengaku, ke depan ia bersama pedagang lainnya yang terkena dampak berencana akan membuat laporan tindakan oknum tersebut ke Propam Polda Sumut. Dimana dari kasus yang dialaminya ini, ia telah mengalami luka fisik kerugian materil, maupun psikis.

“Nanti saya rencana mau buat laporan, langsung ke Propam Polda Sumut,” pungkasnya.

Terpisah, dikonfirmasi oknum aparat inisial NL brimob kompi 3 Yon B Kelurahan Sei raja Kecamatan Sei Tualang Raso Tanjungbalai yang berada dibawah naungan satuan brimob Polda Sumatera Utara tidak dapat ditemui karena berhalangan dinas diluar kota, kata anggota penjaga petugas pelaksana pos jaga, pada wartawan. Red

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini