BALAINEWS.CO.ID, ASAHAN – Aksi kejar kejaran antara Masyarakat dengan Mobil Pikup yang mengaangkut Puluhan Tabung Gas LPG 12 Kg tanpa dilengkapi logo yang berhak ( Pertamina) dari Kelurahan Umbut menuju Kelurahan Gambir Baru Kecamatan Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara yang berakhir pada mobil Pikup terbalik di kawasan Warung Gaplek Kelurahan Umbut Umbut Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan pada 13/11/2023 sekira Pukul 14.15 WIB
Mendadak heboh dan dipersoalkan warga setempat, pasalnya, bisa saja Pikup itu diduga dijadikan pengusaha nakal sebagai operasional peredaran LPG Oplosan yang beredar di Asahan hal itu dikatakan IR (50) selaku warga sekaligus masayarakat pemerhati Gas LPG dilokasi kejadian
“Hal ini tak boleh dibiarkan Polisi harus periksa pemilik Mobil Pik Up Angkut LPG yang terbalik di pinggir jalan ini sebab dugaan pelanggaran pasal penyalahgunaan pengangkutan bahan bakar Minyak dan Gas sesuai dengan Undang – Undang Nomor 22 Tahun 2001, selain itu PikUp juga tidak dilengkapi logo Pertamina ,patut diduga kegiatan truk ini menyokong dugaan Pengoplos Gas LPG yang beredar di Asahan” ungkap IR didampingi BD.
Keduanya dalam waktu dekat akan membuat laporan resmi ke Polri dan meminta Polri memberikan keterangan status kepemilikan Pik Up yang diduga tak kantongi izin resmi pangkalan Gas LPG yang berlaku di NKRI dan dugaan melanggar Undang undang ini segera terungkap kegiatan Ilegal itu di tengah tengah masyarakat secara luas.
keduanya juga sangat menyayangkan situasi ini jika benar kecurigaan masyarakat terbukti, harusnya kasus ini sudah di endus lama oleh pihak Kepolisian dan kejaksaan agar keresahan warga tentang dugaan kelangkaan Gas LPG 3 kg dan mudahnya mendapatkan Gas 12 Kg dapat di ketahui penyebabnya.
Terbaliknya truk dan berseraknya Tabung Gas menjadi tontonan warga saat melintas, dari sejumlah saksi berinitial YD (40) Pikup yang berkecepatan tinggi yang mengancam nyawa pengguna jalan dikejar kejar puluhan masa menggunakan Sepeda Motor dari Kelurahan mutiara . Setelah terbalik tampak sejumlah anggota Lantas Polres Asahan turun ke lokasi.
Sementara itu Kapolres Asahan AKBP Rocky H.M .SIK MM saat dikonfirmasi wartawan terkait tudingan warga belum memberi keterangan resmi kepada wartawan.(**)







